Sabtu, 17 Februari 2024

 KEMAJUAN TEKNOLOGI DIDUNIA MEDIS


Teknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) telah menjadi topik yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. AI telah menyebar ke berbagai industri, termasuk industri kesehatan. AI dalam kesehatan atau AI untuk kesehatan (AI for healthcare) telah memberikan banyak manfaat bagi para profesional kesehatan, peneliti, dan pasien. berikut adalah contoh penerapan AI di dunia kesehatan :

1. Pengobatan kanker dengan terapi gen

  • Mengobati kanker dengan mengubah DNA sel kanker atau sistem kekebalan tubuh. Misalnya, mengedit gen untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker atau meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan membunuh sel kanker.

2. Robot untuk operasi bedah

  • Robot dengan lengan mekanis yang dikendalikan oleh ahli bedah untuk melakukan operasi bedah yang rumit dengan presisi tinggi dan stabilitas yang lebih baik. Misalnya, robot da Vinci digunakan untuk operasi prostat, hysterectomy, dan operasi jantung.

3. Diagnosis penyakit menggunakan citra medis

  • Menganalisis foto rontgen, CT scan, MRI, dan citra medis lainnya menggunakan teknik AI seperti machine learning untuk mendeteksi atau mendiagnosis penyakit. Misalnya, diagnosis kanker paru-paru, penyakit jantung, penyakit hati, dan lain sebagainya.

4. Pemantauan kondisi pasien secara jarak jauh

  • Memantau tanda-tanda vital pasien, aktivitas, dan lingkungan sekitar pasien menggunakan perangkat IoT seperti sensor, kamera, dan pemantauan jarak jauh. Memungkinkan perawat untuk memantau kondisi pasien dari rumah sakit atau pusat kesehatan. Berguna untuk pasien lanjut usia, pasien dengan penyakit kronis, dan pasien pasca operasi.

5. Pemberian obat-obatan dengan dosis yang tepat

  • Menggunakan data genetik pasien dan pemantauan kondisi kesehatan untuk menentukan dosis obat yang tepat. Dosis obat dapat disesuaikan secara otomatis berdasarkan perubahan kondisi kesehatan pasien. Hal ini dapat mengurangi efek samping dari obat dan meningkatkan keefektifannya.

6. Pendeteksian dini penyakit menular

  • Menganalisis data pemantauan kesehatan masyarakat untuk mendeteksi lonjakan kasus penyakit menular secara dini. Misalnya, mendeteksi wabah flu, campak, demam berdarah, dan penyakit menular lainnya sebelum menyebar secara luas. Memungkinkan tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit secara lebih cepat.

7. Pemantauan kesehatan ibu hamil dan janin

  • Memantau tanda-tanda vital ibu hamil dan janin menggunakan perangkat pemantauan kesehatan yang dipasang pada ibu hamil. Dapat mendeteksi komplikasi kehamilan seperti preeklampsia atau gangguan pertumbuhan janin secara dini. Memungkinkan intervensi medis yang tepat waktu untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.

8. Pemberian saran gaya hidup sehat berdasarkan data kesehatan pribadi

  • Menganalisis data aktivitas, pola makan, dan faktor kesehatan lainnya untuk memberikan saran gaya hidup sehat yang spesifik untuk setiap individu. Misalnya, merekomendasikan jenis latihan, jumlah kalori, dan jenis makanan untuk menurunkan berat badan atau mengontrol kolesterol. Saran diberikan berdasarkan profil kesehatan dan genetika masing-masing individu.

9. Penyaringan massal untuk penyakit menular di masyarakat

  • Menyaring sejumlah besar sampel darah atau sampel biologis lainnya menggunakan teknik seperti PCR dan antigen-antibodi untuk mendeteksi penyakit menular seperti virus HIV, hepatitis, dan virus lainnya. Memungkinkan penemuan kasus-kasus baru penyakit menular secara lebih cepat dan pengobatan yang tepat waktu.

10. Pemberian edukasi kesehatan secara personalisasi

  • Memberikan edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan profil kesehatan, minat, dan gaya belajar masing-masing individu. Misalnya, memberikan saran diet dan latihan berdasarkan kondisi kesehatan seseorang. Atau memberikan edukasi tentang penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi dengan bahasa dan metode yang mudah dipahami oleh setiap individu.


htps://dinkes.tegalkota.go.id/berita/detail/10-contoh-penggunaan-teknologi-ai-di-dunia-kesehatant

Secara keseluruhan, teknologi AI telah memberikan banyak manfaat bagi industri kesehatan. Dengan terus berkembangnya AI, peran AI dalam mendiagnosa penyakit, memberikan pengobatan personalisasi, dan membantu para profesional kesehatan akan semakin besar di masa depan. Namun, interaksi manusia masih sangat penting untuk kesehatan dan keselamatan pasien.


sumber: https://stikeshb.ac.id/teknologi-kesehatan-di-era-digital/

Salah satu manfaat utama dari teknologi digital adalah penyimpanan dan akses data. Teknologi memudahkan tenaga medis dalam mencari data pasien. Mereka tidak lagi harus memilah-milah tumpukan dokumen satu per satu untuk mendapatkan informasi yang relevan tentang masing-masing pasien.

Selain itu, profesional dalam bidang kesehatan juga bisa berbagi informasi medis dengan cepat dan mudah menggunakan intranet dan internet. Ini sangat membantu untuk  menghasilkan pelayanan kesehatan yang lebih efisien.



















Rabu, 14 Februari 2024

Literasi Digital

                BUAT RESUME TENTANG LITERASI DIGITAL DARI BERBAGAI SUMBER


Pengertian literasi digital

Arti literasi digital dapat diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis yang dibentuk dalam digital. Bentuk literasi digital kini banyak kita temui di internet ataupun di perpustakaan kota dan perpustakaan daerah. Salah satu bentuk literasi digital yang bisa dan sering kita jumpai di internet berbentuk ebook ataupun bahan bacaan yang berbentuk digital, dan tidak harus terpampang di internet.

Arti literasi digital kini sudah mulai berkembang. Tidak hanya sekedar literasi ditigal dan literasi secara umum saja. Tetap ada pula istlah yang disebut dengan literasi komputer, literasi media, literasi sekolah dan literasi sains.

Arti literasi digital secara garis besarnya sebenarnya dapat diartikan sebagai upaya memahami, menggunakan, melibatkan, mentransformasi teks dan menganalisis. Dimana kelima hal tersebut sebenarnya berfokus pada kompetensi atau mengembangkan kemampuan dalam membaca dan menulis.

Dikutip dari buku Peran Literasi Digital di Masa Pandemik (2021) karya Devri Suherdi, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.

Dalam buku klasik Gilster (1997), literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam pelbagai format yang berasal dari berbagai sumber yang disajikan melalui komputer.


MANFAAT LITERASI DIGITAL

Dilansir dari Manfaat Literasi Digital Bagi Masyarakat dan Sektor Pendidikan Pada Saat Pandemi Covid-19 (2020) karya Eti Sumiati dan Wijonarko, literasi digital telah membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Manfaat tersebut di antaranya: Kegiatan mencari dan memahami informasi dapat menambah wawasan individu. Meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berpikir serta memahami informasi. Menambah penguasaan ‘kosa kata’ individu, dari berbagai informasi yang dibaca. Meningkatkan kemampuan verbal individu. Literasi digital dapat meningkatkan daya fokus serta konsentrasi individu. Menambah kemampuan individu dalam membaca, merangkai kalimat serta menulis informasi.



                      Sumber:ht6wsQVaYFp9T4SC8tps://images.app.goo.gl/Kc



CONTOH LITERASI DIGITAL

Literasi digital bisa diterapkan di mana saja, yakni di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah ataupun lingkungan masyarakat.

Berikut beberapa contoh penerapan literasi digital:

A. Literasi digital di sekolah Komunikasi dengan guru atau teman menggunakan media sosial.

    mengirim tugas sekolah lewat e-mail.

B. Pembelajaran dengan cara online, yakni lewat aplikasi ataupun web.

C. Mencari bahan ajar dari sumber tepercaya di internet.

D. Literasi digital di rumah Melakukan penelusuran dengan menggunakan browser.

E. Mendengarkan musik dari layanan streaming resmi.

F. Melihat tutorial memasak dari internet.

G. Menggunakan laptop yang tersambung ke internet untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan.

H. Literasi digital di lingkungan masyarakat Menggunakan media internet untuk menggalang dana 

    atau donasi

I. Penggunaan media sosial untuk sarana promosi penjualan.

J. Memakai aplikasi meeting untuk rapat RT. Menggunakan grup di media sosial untuk       menyebarkan informasi yang  tepat dan kredibel.



https://pustaka.bunghatta.ac.id/index.php/465-apa-itu-literasi-digital-pengertian-prinsip-manfaat-tantangan-dan-contoh

  Profil Politeknik Pariwisata Makassar https://poltekparmakassar.ac.id/profil/fasilitas-pendidikan / Selayang pandang Politeknik Pariwisata...